Rabu, 08 Februari 2017

No One is The perfect ..... always have Deficiency

I'm also human.
although eventually I know I was wrong.
but resentment was certainly there, when we get a strike.

when people thought I was never scolded boss,
never be reproved by bos. 
it's the wrong thing.

there are times when I also made a mistake,
I think it's reasonable.
because no one in this world
that may be what is in want of others so that one hundred percent.
No One is the perfect, always have deficiency



aku juga manusia biasa. 
walaupun akhirnya aku tau aku salah. 
tapi rasa tidak senang itu pasti ada.

bila orang-orang mengira saya tidak pernah di marahi atasan, 
tidak pernah di tegur atasan. 
itu adalah hal yang salah. 

ada saatnya saya juga melakukan kesalahan, 
saya rasa itu wajar. 
karena tidak ada seorang pun di dunia ini 
yang dapat menjadi apa yang di inginkan orang lain sehingga seratus persen.
tidak ada yang sempurna, selalu ada kekurangan.

Rabu, 18 Januari 2017

We are the Chosen Ones.

"Begitu banyak orang, kenapa harus aku?"
Pernahkah kalimat ini meloncat dalam pikiran kita?
Pastinya ada, kebanyakkan dalam situasi duka pastinya.
Tapi adakah pemikiran, 
y karena kita orang yang terpilih untuk merasakan hal tersebut di waktu itu.
hal itu tidak mudah, 
tetapi y itu lah yang terjadi. 
saat pertanyaan itu muncul aku selalu bilang ppada diri sendiri, 
TUHAN punya rencana untukku, 
walaupun jalan yang di tempuh berat. 
Dan aku tidak munafik, 
mengatakan terkadang aku merasa lelah. 
Namun TUHAN selalu mengingatkan aku, 
jangan putus asa, 
karena aku orang yang terpilih.
Asal kita tidak putus asa, tetap dalam doa, dan berusaha serta berpikiran positif,
semua pasti bisa kita lewati, karena tidak ada yg abadi. 
Masalah juga akan berlalu.




Sabtu, 31 Desember 2016

Secangkir Teh di penghujung Tahun 2016

Sore ini aku lagi bersantai dengan secangkir teh hijau. Setelah istirahat beberapa hari dari rutinitas kantoran (walaupun ada beberapa pekerjaan yg aku bawa pulang and di ngomelin si mama ... hahaha....) tapi tetap kuliner yg berat so I'm need green tea but ... I'm enjoy my holiday at home.... hahaha....

Melihat secangkir teh hangatku ini, aku jadi merenung, bisa menjadi secangkir teh hangat yg aku nikmati saat ini, pastinya teh ini mengalami berbagai proses yg harus di lalui.
Ya ....itulah kehidupan, kita semua melalui proses yg panjang, sampai menjadi apa adanya diri kita saat ini.
Hari ini adalah hari ke 366 dari tahun 2016. Pastinya ada 366 kisah juga yg kita lalui sepanjang tahun ini. Setiap hari dengan kisahnya masing-masing. Apa yg telah kita lalu akan menjadi sebuah pengalaman, sebuah kenangan dan sebuah pembelajaran atau bahkan menjadi awal sebuah trauma dalam hati kita. Apa pun itu, setiap kisah yg terjadi dalam perjalanan hidup kita akan membentuk kita menjadi apa diri kita saat ini. Dan aku selalu mengingatkan diriku, Tuhan tau aku mampu melewatinya, walaupun semua proses itu berat.

Hari ini boleh menjadi akhir dari kisah kita di tahun 2016, namun besok harus menjadi awal dari kisah kita di tahun 2017.
Tahun 2016 bukan juga tahun yang gampang untuk di jalankan, tidak juga sulit (buktinya aku sudah melewati 365 harinya, + hari ini total 366 hari pastinya) Selama 365 hari ini, berbagai suka maupun duka selalu datang silih berganti, cacian, makian dan pujian datang dan pergi. Kebenaran, kesalahan, keterpurukkan dan akhirnya bangkit kembali..... semua itu ada dalam buku perjalanan hidup kita di tahun 2016 ini.

Aku tidak menyalahkan siapapun dalam semua hal di kehidupanku, karena semua itu ada hukum alam, sebab akibat yang berlaku (menurutku) Aku hanya berharap,
" Aku tidak akan di jadikan bahan gunjingan yg gak penting oleh orang-orang yg sok tau akan kehidupanku. Aku tidak di jadikan alasan yg mengada-ada di dalam kehidupan orang-orang pencemburu. Dan berharap aku tidak menyusahkan orang-orang yg merasa aku ini menyusahkan. Capek loh rasanya jadi orang yg di fitnah. Biarpun katanya qt di fitnah karena ada hal dalam kehidupan kita yg tidak dapat di capai oleh mereka yg menfitnah kita. But I don't like it."
Tapi aku sangat berterima kasih kepada semua orang-orang yg hadir dalam kehidupanku selama 2016 ini. Tidak memandang apa yg mereka pikirkan atau lakukan pada diriku. Karena apa pun itu, kalian semua membuat hidupku sepanjang 2016 ini berwarna.

So? apa gold tahun 2017. That's my secret..... hehehe..... yg pasti harus lebih baik dari tahun 2016, harus ada peningkatan dan perbaikan dalam semua aspek kehidupanku. Serta berharap akan bertemu dengan orang-orang yg selalu menginspirasi diriku, memotivasi diriku dan begitu pun sebaliknya, karena kehidupanku tidak hanya tentang diriku sendiri, tetapi juga orang-orang yg mengelilingiku.


Ops ... tak terasa waktu sudah petang, teh pun sudah habis, saatnya bersiap-siap untuk menyambut tahun yg baru..... ayo siapkan diri kita, bukan hanya sebuah perayaan hura-hura, tetapi sebuah hati yg baru untuk tahun yg baru......

Good bye 2016 and Welcome 2017 ......





Selasa, 01 November 2016

Tahun Pertama Papa


Kata kata yg ku buat, tidak semudah aku melewati hari-hariku.

Senyumanku, tawaku tidak menepis adanya kerinduanku.

Setiap kenangan yg teringat sungguh berharga,

walaupun saat itu, semua terasa biasa saja.

1 tahun sudah.... kepergianmu

Namun kesedihan ini terasa seperti 

sayatan kertas di tangan, tidak berbekas, namun menyakitkan.

Terkadang aku bertanya,

kenapa kalian yg sangat menyayangiku

begitu cepat meninggalkanku,

sebelum aku mampu memberikan

kebahagiaan kepada kalian.

Apakah kalian tidak ingin aku bahagiakan?

Apapun jawabannya....

Aku tidak akan pernah tau....

Yg dapat ku lakukan hanya

melanjutkan hidupku.

Walau tertatih2.... Aku akan berjalan...

Biarkan orang2 mengingat keberadaan kalian,

Melalui kehidupanku,

Karena tanpa mu aku bukan siapa2.

Lau Pa hari ini genap 366 harimu....

sampaikan salamku buat Mama, Ama, Akong dan Sha Pek....

Lihat dan awasin aku dari sana...

Semoga kalian semua di sana berbahagia...

ALL BECOUSE of TIME

Waktu yang telah kita lewati serasa begitu cepat berlalu, tetapi waktu yang kita nantikan serasa begitu lama dan waktu saat ini berasa begitu panjang. 
Pembukaan tulisan ini tentang waktu, waktu itu seperti air yang mengalir di sungai dan air itu tidak akan melewati tempat yang sama untuk ke 2 kalinya. Ya, waktu membuat kita melewati semua hal ..... 
waktu juga yang membuat kita lebih dewasa dan waktu juga membuat kita memiliki atau kehilangan sesuatu hal. 
Hidup tidak akan terlepas dari waktu. Karena waktu adalah bagian dari hidup itu sendiri. Berbicara soal waktu, aku merindukan begitu banyak hal dalam waktu-waktu yang telah berlalu, yang sebelumnya serasa biasa-biasa saja, ternyata hal tersebut membuat aku merindukan kembali di saat-saat aku sendirian tanpa LauPa yang mendampingiku setahun ini.

Tulisan ini bukan karena aku lagi mellow, tetapi karena aku merindukan LauPa. 
Aku rindu suara beratnya di telp yang menelponku bila ia merindukan aku di jam-jam kerja, 
aku rindu ia yang memberikan nasehat hidup saat aku sulit menghadapi rekan-rekan kerjaku, 
aku rindu di bonceng olehnya, 
aku rindu menikmati sarapan mie pansit berdua, 
rindu ikan panggangnya,
rindu saat-saat terkadang ia juga menyebalkan,
rindu cara tertawanya dengan gigi ompongnya,
rindu setiap waktu yang pernah aku lalui bersama dengan beliau.

Tapi itu semua tinggal kerinduan, salah satu kerinduan yang akan aku bawak sampai akhir hayatku.
Waktu ia di dunia ini telah selesai, dan waktu untuk aku melanjutkan hidupku dan menunggu waktunya untuk kami berkumpul kembali.

Semua oleh karena waktu.   

Senin, 24 Oktober 2016

Small Note in OCTOBER

Aku tidak jauh lebih buruk dari orang lain,
tidak jauh lebih baik dari orang lain juga.
Tidak ada yang sempurna di dunia dan
tidak ada yang abadi, 
semua hanya sementara.
Aku hanya menjalani hidupku yang di berikan TUHAN,
belajar menjadi ciptaanNYA 
yang semakin baik dan bertumbuh karenaNYA.
Karena aku tau 
AMBISI dan KEINGINAN yang kuat, 
bila tidak dibarengi kehendakNYA, 
tidak akan ada yang terwujudkan.

Rabu, 21 September 2016

PERCAYA

"Jangan terlalu baik kepada orang lain, ntar waktu di sakitin, akan berasa sakit sekali."
Kalimat yang sering aku dengarkan dulu dari almarhummah mama.
Ia paling tau betapa royalnya saya dengan orang-orang yang baik kepada saya.
Bagaimana saya akan memperlakukan orang-orang yang berteman dengan saya.
Walaupun ujung-ujungnya tidak jarang saya yang tersakiti, tapi itu lah saya.

Saya merasa di tinggalkan oleh mereka yang dulunya mengatakan akan selalu seperti itu,
gak akan berubah, akhirnya berubah juga.
Aku percaya kepada mereka, tidak pernah terpikirkan dalam hati semua akan berubah, walaupun tau suatu hari semua akan tidak sama.
Aku tidak menyalahkan siapapun dalam hal ini. Ini hanya perasaan yang aku rasakan. Karena tidak ada manusia yang tidak berubah. Saya juga berubah.
Tetapi seperti pepatah yang pernah aku dengar, kepercayaan kepada seseorang itu ibarat kertas putih, bila pernah di rebuk, kertas putih itu tidak akan indah lagi, tetapi telah memiliki bekas remukkan.
Saya muduh memberikan kepercayaan kepada orang yang saya percaya, tetapi kepercayaan yang saya berikan itu mahal harganya dan bila ternodai, maka tidak akan ada lagi kepercayaan yang tersisa untuknya.