Pagi.... segar rasanya pagi ini, dengan angin sepoi-sepoi.
Pandangan melewati jendela, melihat daun-daun hijau yg melambai.
Awan putih saling berkejaran. di temani secangkir teh dan beberapa potong kue bolu,
suasana yg telah lama tidak ku nikmati.
Walaupun pikiran masih memikirkan beberapa hal yang amat sangat di sayangkan.
Sebuah karma yg masih harus ku lalui, untuk ke berapa x nya, diriku selalu tidak di sukai. dan tidak tau kenapa, hatiku tidak dapat menghujat mereka yg tidak menyukaiku. Terlalu baikkah diriku, atau diriku memang bodoh?
diriku yg tegas dalam berbahasa, membuat beberapa orang tidak menyukainya, dan hal ini membuat mereka merasa iri dan cemburu padaku, mengaitkan kedekatanku pada orang-orang tertentu. Diriku paling tidak mau membedakan ras, tapi x ini, bekerjasama dengan ras ini, membuat diriku menyedari, tidak ada gunanya menyayangi mereka, tidak ada gunannya tidak mengganggap mereka berbeda, karena sejujurnya dalam hati mereka masih tetap merasa diriku berbeda dengan mereka, menghormati mereka, dan tidak menghormati mereka semua itu sama z, tetap z di anggap kurang oleh mereka. Beberapa kalimat yg menyakitkan hati, saat ini terpikirkan mengapa semua itu dapat mereka utarakan, padalah tidak pernah terbersik dalam hati, memperlakukan mereka seperti itu.
Selalu semuanya di kembalikan pada individu masing-masing. Namun x ini, diriku berjanji untuk mengubah pemikiranku dengan mereka-mereka. Tiada guna berbaik-baik dengan mereka, wajah kelihatan cantik, perkataan membius, tapi hati bagai racun berbisa. Sama saja dengan manusia munafik.
Bukannya diriku merasa lebih baik dari mereka, setiap manusia juga memiliki baik dan buruknya. Bukan diriku mencari-cari pembenaran diri, diriku juga harus banyak belajar, cuma bukan 1 hal yg menyenangkan di serang dari belakang dan bukan hal yg indah bila rasa cemburu itu bertunas dalam diri mereka yg melihat kita.
Apapun ceritanya, kini diriku tau siapa mereka. Just pray " God help me, make me stronger to stand in this place n to walk in this way."
Pikiran yg menghantuiku beberapa hari ini. Dan setelah menuliskannya, hati ini merasa sedikit lega.